Bank HIMBARA juga dikenal sebagai BUMN Bank karena sebagian besar saham dimiliki oleh negara. Misalnya, BRI, yang merupakan 56% dari saham yang dipegang oleh pemerintah. Demikian juga, Bank Mandiri, BNI, dan BTN adalah 60% dari saham yang dimiliki oleh pemerintah. Keempat bank berada di bawah naungan Kementerian BUMN.

Sejak 2015, Kementerian BUMN memprakarsai kerjasama sektoral antara BUMN dan sinergiologis, bank-bank yang bertujuan efisiensi dan menguntungkan pelanggan.

Selain efisiensi sisi perbankan dan manfaat dari sisi konsumen, simpati juga merupakan langkah dalam memenangkan persaingan perbankan yang semakin ketat.

  1. Bank BRI.
    Bank BRI adalah salah satu bank terbesar di Indonesia saat ini dengan total aset sebesar Rp1.411,05 triliun berdasarkan data bisnis RTI pada 202 Maret. Bank BRI telah ditetapkan sejak 1895 dan memiliki jaringan yang luas di berbagai wilayah di Indonesia.

Oleh karena itu, BRI Bank lebih unggul dalam hal produk perbankan yang menjangkau orang-orang di daerah, seperti deposit pedesaan (simpedes) ke kredit bisnis masyarakat (KUR).

  1. Bank Mandiri.
    Bank Mandiri terbentuk dari program restrukturisasi pemerintah yang menggabungkan empat bank, kata ubaiblog yaitu BUMI Power Bank (BBD), Bank Trade (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim), dan Bank Pembangunan Indonesia (BAPINDO) pada tahun 1999.

Bank Mandiri saat ini menggantikan posisi Bank BRI sebagai bank dengan aset terbesar di Indonesia setelah merger Bank Mandiri Syariah menjadi Bank Syariah Indonesia. Mengutip Bisnis RTI, aset BRI Bank saat ini adalah Rp 1.584,67 triliun

  1. Bank BNI.
    Bank Negara Indonesia adalah salah satu bank tertua di Indonesia di mana bank ini telah ditetapkan sejak 1945.

Bank BNI juga merupakan salah satu bank dengan aset utama di Indonesia, mencapai Rp864,44 triliun. Bank BNI menawarkan produk pinjaman untuk perusahaan, bisnis skala menengah dan kecil.

  1. Bank BTN.
    Bank Tabungan Negara (BTN) adalah bank milik negara Indonesia yang berfokus pada pembiayaan perumahan bagi masyarakat melalui hipotek (KPR).

BTN memiliki sejarah panjang karena bank ini terbentuk dari nasionalisasi postspaarbank yang ada sejak zaman Belanda.

BTN menyediakan fasilitas kredit bersubsidi untuk orang-orang kelas menengah ke bawah atau kredit komersial untuk komunitas kelas menengah ke atas. Aset Bank BTN sendiri mencapai Rp375,73 triliun.

Biaya Transaksi di ATM Bank HIMBARA LINK
Biaya transaksi ATM di Bank Himbara telah menjadi kontroversi karena empat bank BUMN berencana untuk membebankan sejumlah biaya gratis sebelumnya. Biaya-biaya ini termasuk biaya pengecekan saldo IDR 2.500 dan penarikan tunai sebesar Rp5.000.

Seperti dikutip dari Kompas.com, pengenaan biaya-biaya ini bertujuan untuk mendukung bisnis yang berkelanjutan dan mendorong gerakan non-tunai nasional.

Program ini bertujuan untuk mendorong orang untuk melakukan transaksi keuangan yang lebih banyak.

Namun, karena desakan kuat masyarakat yang keberatan dengan pengenaan biaya-biaya ini, rencana itu akhirnya ditunda.