Perdagangan Forex sulit. Forex alias valuta asing atau pertukaran valuta asing masih dianggap sebagai investasi “ngeri”. Mengerikan karena hasilnya dapat membuat air liur menetes begitu besar. Juga ngeri karena kerugian potensial besar sejauh aset pribadi adalah taruhan.

Forex seperti dua sisi pedang tajam yang sama. Jika salah digunakan, tangan Anda bisa sakit. Meski begitu, ada satu hal yang menarik. Menurut artikel-artikel di Republika, ibu rumah tangga tertarik berinvestasi dengan mencoba perdagangan forex. Artinya, investasi membeli dan menjual valuta asing sebenarnya tidak eksklusif hanya untuk pria hanya mengikat.

Bagi Anda yang juga tertarik untuk mencoba keberuntungan yang mencapai Cuan dari Forex, ada sejumlah tips yang dapat diterapkan di bawah ini:

  1. Pelajari apa itu forex
    Tak kenal maka tak sayang. Langkah pertama sebelum mencoba berdagang mata uang asing adalah untuk mempelajari apa itu forex. Salah satu caranya adalah meminta informasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK memiliki layanan publik dalam bentuk pengaduan atau permintaan informasi tentang produk keuangan. Permintaan dapat disampaikan sesuai dengan prosedur yang tercantum di situs web OJK.

Googling sendiri juga direkomendasikan, selama panutan utama adalah situs tepercaya. Bukan blog yang dibuat hanya untuk mencapai lalu lintas. Juga direkomendasikan mencari mentor atau seseorang yang telah terjun ke dunia forex. Intinya, dapatkan pengetahuan tentang perdagangan forex sedalam mungkin terlebih dahulu sebelum menjadi pedagang sehingga itu tidak salah.

  1. Cobalah investasi lain terlebih dahulu
    Sebagai permulaan, Anda dapat mencoba investasi lain yang mirip dengan Forex. Misalnya reksa dana saham atau tabungan dolar yang bekerja lebih seperti forex. Dengan begitu, Anda tahu bagaimana investasi dijalankan dan risikonya.

Dari percobaan ini diharapkan Anda dapat mengetahui sedikit tentang investasi. Dalam investasi, ada kemungkinan keuntungan dan kerugian. Jangan hanya berharap untuk meraup untung, terutama jika masih berabar sebagai investor pemula.

  1. Mempersiapkan dana
    Setiap broker memiliki ketentuannya sendiri tentang modal perdagangan forex yang harus disiapkan oleh pedagang. Sebagai pemula, Anda harus menyiapkan modal minimum terlebih dahulu. Hitung untuk pembelajaran modal untuk Forex.

Ketika sudah lebih baik, digibaru menjelaskan hanya menyuntikkan modal baru. Modal kecil ketika investor pemula juga berguna untuk meminimalkan kerugian. Kecuali Anda yakin Anda dapat berhasil dan akan menuai cul dari investasi.

Dana untuk investasi ini harus dipisahkan, bukan kumpulan posting lain. Kemudian, jika perdagangan forex berjalan dengan lancar, tahan sendiri jika tergoda untuk menaruh sebagian besar dana ke dalam investasi ini. Itu harus digarisbawahi bahwa dana investasi harus berasal dari pos investasi.

  1. Cari broker
    Dengan modal yang telah disiapkan, cari broker yang cocok dengan dana nominal. Pada titik ini perlu dikonfirmasi bahwa untuk pedagang valas di Indonesia, disarankan untuk menemukan broker yang dari Indonesia juga.

Karena, lebih mudah untuk melacak legalitas broker. Selain itu, jika sesuatu terjadi, misalnya broker yang bangkrut atau hal-hal buruk lainnya, bisnis ini lebih mudah. Cari pialang yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas (BAPPEBTI), karena dapat dikonfirmasi secara resmi dan lebih tepercaya.

Selain itu, prioritas broker yang mengambil commiss alias spread lebih kecil dan tidak menggunakan biaya ini. Terima kasih Tuhan dapat broker dengan biaya konsultasi gratis. Broker adalah perusahaan, tentu saja Anda ingin mencari keuntungan. Pialang yang baik adalah untung dengan pedagang, tidak mencari keuntungannya sendiri.

Mungkin ada banyak penawaran dari broker, seperti bonus ketika mendaftar sebagai pedagang dan lainnya. Tapi itu bukan jaminan broker yang layak dipilih.