Sebelum mengetahui bagaimana menjadi reseller, Anda harus terlebih dahulu tahu apa yang sebenarnya reseller.

Perlu diingat bahwa dengan menjadi reseller, itu berarti Anda akan menjual produk orang / toko lain atau disebut pemasok.

Nah, biasanya reseller tidak memproduksi produk sendiri atau berurusan langsung dengan pabrik.

Sebaliknya, reseller akan memiliki hubungan kerja sama dengan pemilik merek.

Sederhananya, Anda akan menjual lebih banyak produk yang dimiliki oleh pemilik merek.

Namun, harga yang diberikan kepada Anda sebagai reseller biasanya adalah harga jual, sehingga Anda dapat menaikkan harga ketika dijual ke konsumen Anda, dan keuntungan dari perbedaan harga.

Bagaimana Menjadi Reseller dan Rekayasa Pekerjaan
Sebagai reseller, Anda akan menjual produk dari sebuah merek.

Memang, cara ini cukup mudah karena Anda tidak perlu repot-repot berpikir tentang produksi produk.

Selain itu, modal yang dikeluarkan juga dinilai lebih rendah.

Tapi, Anda juga harus ekstra hati-hati, karena jika salah perhitungan, bisa Anda kehilangan uang, Anda tahu.

Jadi bagaimana reseller bekerja dengan baik?

Langkah awal, Anda harus benar-benar memperhatikan untuk menemukan pemasok yang baik.

Jika perlu, pergi ke tempat pemasok dan melihat langsung bagaimana kerja dan kualitas produk yang akan dipasarkan.

Setelah itu, Anda harus mendapatkan penawaran harga yang baik untuk menjual kembali dan keuntungan.

Selain itu, sebagai reseller, mayoritas pemasok akan meminta Anda untuk membeli sejumlah produk (tidak hanya satu), minimal 1 lusin atau 12 produk.

Kemudian Anda dapat menjual produk secara online atau offline.

Sebagai reseller, Anda harus bijak dalam melakukan produk restocking.

Jika itu adalah produk yang akan dibuang, mulai re-order di pemasok.

Keuntungan Menjadi Reseller
Berikut adalah keuntungan dari reseller.

  1. Bisa Memulai Bisnis Cepat
    Tidak butuh waktu lama untuk memulai bisnis jika Anda menjadi reseller.

Anda dapat mulai menjual pada hari yang sama Anda memulai bisnis.

Anda tinggal hanya mempromosikan produk mereka di media sosial.

  1. Can Penjualan Diversifikasi Produk
    Anda dapat menjual berbagai produk lainnya, asalkan mereka sesuai dengan industri yang Anda pilih.

Misalnya, Anda menjual makanan sehat, maka Anda dapat memasarkan berbagai produk yang berasal dari berbagai reseller.

Semakin banyak jenis produk-produk terkait yang Anda jual, kesempatan untuk mencapai keuntungan yang lebih besar jg.

  1. Memiliki Lebih Leisure Time
    Anda dapat memiliki waktu yang fleksibel dalam menjalankan bisnis ini, bahkan dapat digunakan sebagai pekerjaan sampingan.

Sebagian besar reseller,dilansir dari batjokes biasanya dilakukan secara online sehingga Anda daat melakukannya kapan saja di mana saja.

  1. Fleksibel Dalam Set Margin Sendiri
    Ada margin kebebasan dalam mengatur tangan Anda.

Anda akan mendapatkan harga yang jauh lebih rendah dari pasar sebagai reseller.

Nah, kemudian Anda dapat menetapkan harga jual yang lebih tinggi untuk keuntungan.

  1. Kebebasan Dalam Negeri Persediaan
    Selain itu, dengan reseller juga dibebaskan dalam urusan stock barang.

Anda dapat bebas memilih keinginan untuk barang-barang stok untuk dijual atau tidak.

Jika memang pasar ramai, Anda dapat melakukan pembelian dan barang stocking.

Tapi, jika pasar tenang, Anda dapat menghindari melakukan restocking apapun dan bukan stok produk lainnya lebih laku.